MENU

by • June 1, 2012 • Internet, SharingComments (0)1224

Google dan Kisah Ramayana

Seberapa banyak orang Indonesia yang suka melihat dan mengikuti cerita pewayangan? Gak usah terlalu luas lah, orang Jawa saja yang notabene punya warisan seni tradisional ini. Mungkin bisa dihitung dengan jari.  Sudah banyak yang tak lagi tertarik dengan wayang, terutama wayang kulit.  Padahal wayang kulit telah diakui UNESCO sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). 

Secara umum, wayang mengambil kisah Mahabharata dan Ramayana.  Dan ternyata Google lebih tertarik dengan cerita pewayangan daripada orang Jawa atau orang Indonesia sendiri.  Salut! Dengan teknologi HTML5 dan WebGL, Google berhasil mengangkat kisah Ramayana dengan gaya interaktif dalam sebuah website.

Meskipun kisah Ramayana adalah kisah klasik, namun Google mengemasnya dengan interface modern menggunakan interface layanan Google seperti GoogleMaps dan Google Chat. Kisah Ramayana ini bisa diakses di situs www.ramaya.na dan hanya bisa dimainkan menggunakan browser Google Chrome.

Cerita ini dibagi dalam 5 episode yaitu Sayembara, Penculikan, Sang Kera Putih, Jembatan Rama dan Perang Besar.  Masing-masing episode memiliki gaya penyajian cerita yang interaktif sehingga kita tidak akan bosan saat memainkannya dan yang pasti kita akan tahu salah satu kisah pewayangan yang selama ini telah kita lupakan.

Sekali lagi salut buat Google. Ditunggu kisah-kisah selanjutnya yang lebih menarik.

happy wheels

Related Posts

Komentar?